Vicky Hariadi

Halo, saya Vicky

Anda punya bisnisnya. Urusan teknologi biar saya.

Apa pun yang sudah Anda punya: ide, spreadsheet, atau aplikasi yang dibikin AI lalu berhenti di tengah jalan. Semuanya saya jadikan produk yang benar-benar dipakai, lalu terus saya kembangkan.

  • Anda tidak perlu merekrut CTO.
  • Atau membangun tim teknologi.
  • Atau ikut jadi orang teknis.

Saya tidak menghilang setelah rilis. Justru itu intinya.

Ngobrol yuk Satu pesan. Tidak perlu persiapan.

Mirip situasi Anda?

Kebanyakan orang datang lewat dua pintu ini

Titik awalnya beda, tapi yang kurang sama: tidak ada yang memegang teknologinya.

Mungkin salah satunya Anda.

Semuanya jalan pakai WhatsApp dan spreadsheet.

Bisnisnya jalan. Cuma tidak kelihatan. Booking di chat, stok di spreadsheet, dan angka yang paling menentukan cuma ada di kepala Anda.

Satu data diketik ulang di tiga tempat.

Tidak ada yang yakin file mana yang paling baru.

Cuma Anda yang tahu bagaimana semuanya nyambung.

Mau berkembang artinya menambah orang untuk mengetik lebih banyak.

Anda butuh satu sistem, bukan lima tempat untuk dicek.

AI yang bikin. Lalu mandek.

Mungkin Anda bikin sendiri dalam satu akhir pekan. Mungkin developer Anda yang bikin, dan sekarang bilang harus ditulis ulang. Mentoknya sama.

Autopilot bukan pilot.

AI terbang mulus, sampai ada yang tidak beres. Habis itu kendalinya dilempar balik. Dan harus ada orang yang siap menerimanya.

autopilot mati di sini

80% melaju mulus. Satu akhir pekan.

20% sisanya, saat harus ada yang benar-benar menerbangkannya.

Lancar, sampai dipakai sungguhan. Lima ratus booking, empat staf menyimpan data barengan, satu pelanggan yang menekan tombolnya dua kali.

Tidak ada yang bisa mengubahnya, termasuk Anda. Jadi Anda minta AI membetulkannya, dan sekarang yang rusak jadi dua.

Data itu bisnis Anda, dan tidak ada yang menjaganya. AI-nya bikin persis seperti yang Anda minta, dan Anda tidak tahu kalau backup itu harus diminta.

Anda jadi tim IT-nya. Rusak hari Sabtu, dan cuma ada satu orang yang bisa membetulkannya.

Anda memang tidak seharusnya jadi pilot. Anda seharusnya punya pilot.

Dua-duanya bukan berarti Anda salah langkah.

Anda sudah membawa bisnisnya sejauh ini. Teknologinya cuma butuh orang yang memang tugasnya di situ.

Bawa saja apa pun yang sudah ada. Biasanya lebih banyak yang masih bisa dipakai daripada yang Anda kira.

Versi singkatnya

Tangan kanan teknologi yang tidak perlu Anda rekrut

Saya bekerja dengan pemilik bisnis yang butuh orang teknologi tepercaya, tanpa harus menggaji CTO penuh waktu.

Saya orang yang:

Memahami bisnisnya

Saya pelajari bisnisnya dulu.

Mengambil keputusan teknis

Arsitektur, tools, infrastruktur, keamanan. Itu urusan saya, bukan Anda.

Membawanya sampai rilis

Saya pimpin pengerjaannya sampai benar-benar dipakai orang.

Bertanggung jawab setelahnya

Maintenance, monitoring, fitur baru. Saya tetap ada.

Vicky Hariadi, tersenyum, mengenakan topi jerami

itu saya

Tentang saya

Saya Vicky Hariadi.

Saya sudah membangun dan memimpin software untuk startup dan perusahaan besar. Dari sketsa pertama sampai server yang benar-benar jalan.

Ketemu masalah, saya benahi. Ketemu peluang, saya bangun. Yang tidak saya tahu, saya tanya.

Kebanyakan saya bekerja dengan orang yang punya bisnis, bukan yang punya tim teknologi.

Peran itu yang paling saya nikmati.

Saya tidak ingin sekadar membangun software Anda.

Saya ingin memahami bisnisnya, memegang teknologinya, dan masih ada di sini tiga tahun lagi.

Jujur saja

Ini hubungan jangka panjang

Yang saya cari bukan

Ini spesifikasinya. Kasih harga, lalu kerjakan.

Itu proyek.

Yang saya cari

Ini bisnis kami. Ini arah yang kami tuju. Bantu kami memikirkan teknologinya.

Itu kemitraan.

Anda tidak perlu tahu apa yang Anda butuhkan.

Justru itu gunanya obrolan pertama.

Tanpa paket, tanpa tingkatan

Cara kita bekerja sama

Tidak ada paket tetap. Situasi Anda yang menentukan.

  • Ada yang butuh rencana teknologi.
  • Ada yang butuh produk pertamanya dibangun.
  • Ada yang butuh developer-nya dipimpin.
  • Ada yang butuh cara kerjanya dibenahi, bukan orangnya diganti.
  • Ada yang butuh sistemnya yang rusak diselamatkan.

Modelnya kita pilih setelah ngobrol.

Bisa berupa:

  • Konsultasi Teknologi Keputusan dan arah. Saya tidak ikut membangun.
  • Memegang Teknologi Sisi teknologi jadi urusan saya, seterusnya.
  • Pengembangan Produk Dari ide sampai produk jalan.
  • Memimpin Tim Anda Perencanaan, review, dan arah untuk developer yang sudah Anda punya.

Tanpa onboarding yang bikin pusing

Cara kita mulai

  1. Ceritakan posisi Anda sekarang

    Satu pesan WhatsApp sudah cukup. Tidak perlu dokumen.
  2. Kita bereskan soal teknologinya

    Kadang jawabannya produk baru. Kadang membenahi yang sudah ada.
  3. Saya yang ambil alih

    Sisi teknis jadi urusan saya. Anda urus bisnisnya.
  4. Kita terus melangkah

    Versi pertama tidak akan jadi yang terakhir. Bisnis berubah, teknologinya ikut berubah.

Tenang

Anda tidak perlu paham teknologi

Bukan urusan Anda:

Pakai bahasa pemrograman apa? Cloud yang mana? Aplikasi mobile atau website? Perlu API tidak? Ini aman tidak?

Urusan Anda:

Apa yang ingin kita capai?

Sisanya saya yang urus.

Giliran Anda

Punya masalah bisnis yang bisa diselesaikan teknologi?

Ceritakan apa yang ingin Anda capai.

Sisanya kita pikirkan bersama.

Mulai obrolan

Langsung ke WhatsApp saya. Saya sendiri yang balas.

Sapa saya